Showing posts with label Telecommunication. Show all posts
Showing posts with label Telecommunication. Show all posts

Thursday, March 29, 2012

Perbedaan GSM dan CDMA


Perbedaan GSM dan CDMA - Udah pada tau CDMA dan GSM belum nih ? Wah, pastinya tau dong hehe kan kita udah punya handphine CDMA dan GSM , ada lagi yang pakai kartu CDMA dan GSM hehe. Hmm, sebenarnay ada juga sih yang belum tau makanya saya memposting ini. Mungkin disini akan saya jelaskan menurut pemahaman saya sendiri yah dimana yang telah saya pelajari sebelumnya.

Dari aspek teknologinya baik GSM maupun CDMA merupakan standar seluler digital, hanya bedanya dimana GSM dikembangkan oleh negara bagian Eropa yang bersifat " Open Source " sedangkan CDMA dikembangkan Amerika dan Jepang. Terbukti kan memang dari dulu negara - negara seperti Jepang, Amerika, Eropa serta Cina sudah menguasai teknologi yang sangat maju. Teknologi CDMA ini didesain tidak peka terhadap interferensi dan sejumlah pelanggan atau user dalam satu sel dapat mengakses spektrum frekuensi secara bersama dengan user lain karena menggunakan teknik pengkodean tertentu. CDMA memiliki kelebihan yang ditawarkan kepada usernya yaitu komunikasi seluler tidak lagi rawan radiasi, tidak terputus putus, tarif menjanjikan lebih murah jadi jangan heran, kaget atau panik jika tarif antar CDMA itu murah yah hehe. Bagaimana dengan GSM ? Ternyata GSM juga punya keistimewaan yaitu adanya standadisasi interface antar masing masing sub sistem. Dengan demikian maka GSM menjanjikan bahwa suatu sistem tidak harus dikuasai oleh satu merk dimana Switching, Base Station dapat berasal dari merk yang berbeda.

Perbandingan GSM dan CDMA dalam Tabel









JenisCDMAGSM
Kualitas Suara
Lebih Jernih
-
Kualitas Data
Lebih Cepat dan Berkualitas
Sering Terjadi Drop Call
Jangkauan
Terbatas (sementara)
Lebih Luas
Biaya Per User
Lebih Murah
-
Security
Sulit Disadap
Mudah Disadap
Roaming
Masih Terbata
Luas
Aksesoris
Handset terbatas dan tidak bisa berpindah pindah
Fleksibel dan banyak pilihan



Jika dibandingkan lebih mendalam, adapun kelemahan teknologi CDMA dibandingkan GSM yaitu :

1. Luas cakupan BTS pada CDMA sangat bergantung pada beberapa pelanggan yang menggunakannya. Jika GSM, berapapun yang menggunakannya cakupannya tetap.

2. Cakupan CDMA sama dengan GSM namun tergantung dari beberapa frekuensi yang digunakan. Makin kecil frekuensi yang digunakan, maka makin luas cakupannya. Kalau CDMA menggunakan frekuensi 1900 MHz maka cakupannya hanya sekitar 2km dengan 800 MHz bisa sampai 5-6 km . Namun dengan frekuensi 450MHz bisa sampai 30 km bahkan 120km cakupannya dengan antena khusus.

3. GSM berkemampuan Roaming. Pemilik Handphone GSM dapat menggunakan HP nya di luar daerah atau diluar daerah operatornya sedangkan CDMA belum mampu. Itulah juga mengapa jika kita menggunakan HP CDMA dan ingin berkeluar kota maka kita perlu Combo dulu.

Demikianlah postingan kami mengenai Perbedaan GSM dan CDMA semoga dengan ini kita lebih paham dengan Apa itu GSM dan CDMA. Sehingga nantinya kita juga bisa mengerti dan memahami perkembangan teknologi seluler baik Lokal maupun interlokal.

Tuesday, March 27, 2012

Elemen Dalam Dunia Telekomunikasi




Elemen Dalam Dunia Telekomunikasi - Dunia Telekomunikasi itu bukan hanya sekedar vendor dan operator saja, dimana masih terdapat banyak elemen elemen yang lainnya. Banyak bidang yang dapat digeluti dalam bidang telekomunikasi sertahasilnya pun tidak kalah bersaing dengan yang bekerja di operator dan vendor. Kalau begitu mari kita menyimak pengertian serta pemahaman saya atas berbagai bidang tersebut.


1. OPERATOR


Siapa yang belum tau apa itu dan siapa aja itu Operator ? Seringnya kita menggunakan jasanya serta mendengar dan melihat iklannya di TV ataupun di spanduk spanduk. Operator merupakan penyelenggara jaringan telekomunikasi untuk pelanggan. Dimana Operator ini yang menjaga ketersediaan jaringan untuk berkomunikasi dengan nyaman baik suara, maupun data. Contoh dari Operator ini adalah INDOSAT, XL AXIATA, 3, TELKOMSEL, SMARTFREN dll.

2. VENDOR



Tempat kerja yang menjadi dambaan orang telekomunikasi selain di Operator adalah Vendor. Jika tadi Operator yang menyediakan jaringan kepada masyarakat maka Vendor inilah yang membuat komponen agar orang dapat berkomunikasi satu sama lain. Bisa dikatakan antara Operator dan Vendor mesti bekerja sama dalam memberi layanan terhadap masyarakat meskipun di jaman sekarang sudah ada yang mampu untuk menjadi vendor dan operator. Jenis jenis Vendor yaitu seperti NSN, Ericsson, Huawei, ZTE dll.

3. KONTRAKTOR

Selain Vendor dan Operator tentunya pasti ada Kontraktornya juga dong, dimana Kontraktor merupakan perusahaan yang mengerjakan proyek yang dimenangkan tendernya oleh sebuah vendor. Misalnya ZTE memenangkan tender offer instalasi jaringan untuk operator XL atau Telkomsel. Maka Kontraktor tadi bisa menawarkan diri sesuai kemampuannya untuk mengerjakan proyek bagi operator tentu saja dibawah naungan ZTE. Masih banyak yang dapat dilakukan Kontraktor seperti Instalasi BTS, Instalasi Micro Wave sertas masih banyak lagi. Biasanya Kontraktor ini melayani proyek proyek yang besar yang diikuti oleh beberapa Kontraktor lainnnya.

4. SUPPLIER

Menjadi Supplier tentunya diperlukan oleh perusahaan telekomunikasi. Namun sebuah supplier mesti kompeten dan cakap dalam memasok kebutuhan barang dan jasa guna menunjang perusahaan tersebut. Beberapa barang yang biasanya di supply untuk perusahaan telekomunikasi yaitu Sparepart Modul BTS, Microwave, BBM, Alat Kontraktor serta tentunya masih banyak lagi yang dapat disupply sesuai dengan kebutuhan masing - masing perusahaan.

5. OUTSOURCE

Di perusahaan telekomunikasi tentunya masih membutuhkan tenaga out source atau tenaga kerja lepas dimana untuk membantu mengerjakan pekerjaan administrative hingga teknis. Baik bagian operasional engineer,trouble shooter, hingga bagian maintenance. Intinya pada bagian out source ini sangat dibutuhkan ilmu yang banyak apalagi pengalaman kerja sehingga pekerjaan yang akan dikerjakan nantinya aka membuat puas bos kita. Ternyata pekerja out source sudah banyak yang mempraktekkan dan kini bukan hanya di bagian telekomunikasi saja.

Demikianlah postingan kami mengenai Elemen Dalam Dunia Telekomunikasi semoga dengan inikita semua semakin paham dengan dunia telekomunikasiyang terus berkembang hingga sekarang.

Monday, March 26, 2012

Belajar Mengenal Perkembangan Teknologi 1G sampai 3,5G


Belajar Mengenal Perkembangan Teknologi 1G sampai 3,5G - Mengertikah Anda dengan judul diatas ? Mungkin sebagian sudah langsung paham ketika saya menulis 1G, 2G, 3G dan 3,5G. Jika ada yang mengatakan ini bagian dari teknologi komunikasi seluler maka itu benar. Itu semua merupakan tingkatan Generasi Pertama hingga Generasi selanjutnya yang masih kita gunakan sekarang yang pastinya akan terus berubah ubah seiring kebutuhan manusia. Kalau begitu langsung saja berikut penjelasannya

Generasi Pertama ( 1G )

Kenal kah Anda dengan 1G ? 1G merupakan merupakan generasi pertama dari telekomunikasi seluler dimana terkenal dengan menggunakan teknologi AMPS ( Advanced Mobile Phone System ) yang menggunakan teknologi Analog dengan band frekuensi 800 Mhz. AMPS ini menggunakan metode akses FDMA ( Frequency Division Multiple Access ) . Disinilah baru bermula teknologi komunikasi dimana tidak dapat dua user itu saling berkomunikasi sekaligus melainkan harus secara bergantian seperti Handy Talky. Orang pada zaman ini pasti tidak asing dengan HP dalam ukuran relatif besar dan abaterai besar karena membutuhkan daya yang besar pula


Generasi Kedua ( 2G )

Digenerasi kedua inilah teknologi AMPS kian hari makin tergeser oleh GSM ( Global System for Mobile ) dimana GSM ini sudah menggunakan teknologi digital. Dimana teknologi digital tersebut bisa dikatakan diatas dari teknologi analog seperti unggul dalam hal kapasitas, sistem security yang lebih baik dan layanan yang sudah beragam. GSM juga sudah menggunakan FDMA dan TDMA ( Time Division Multiple Access ) dan bekerja pada band frekuensi 900 Mhz. Nah, pasti semuanya mengenal GSM nih, atau minimal udah pernah mendengar istilahnya hehe. Keunggulan GMS dimasanya yaitu kemampuan roaming yang luas sehingga dapat dipakai di berbagai Negara. Namun ternyata seiring dengan berjalannya waktu GSM udah punya pesaing yang namanya CDMA ( Code Division Multiple Access ), dimana CDMA ini menggunakan kode tertentu untuk membedakan user yang satu dengan yang lain. CDMA pun memiliki keunggulan dibanding GSM seperti suara yang dihasilkan lebih jernih, kapasitas yang lebih besar dan kemampuan aksesyang lebih tinggi. Nah lho jadi yang lebih bagus mana yah GSM atau CDMA ? Nanti dah ane akan posting perbandingan keduanya. Perlu diketahui di generasi kedua ini orang sudah mulai dapat berbicara secara bersamaan di telepon, dan pastinya udah bisa SMS dong.



Generasi Ketiga ( 3G )

Dari namanya udah tau belum 3G itu apa ? hehe. Saya yakin kita semua sering mendengar 3G disebut sebut banyak orang atau bahkan diperbincangkan. Di Generasi Ketiga atau UMTS ( Universal Mobile Telecommunication Service ) sepertinya kelihatan seperti lanjutan dari teknologi GSM/EDGE/GPRS namun UMTS ini masih lebih diatas dari semuanya dari segi kecepatan akses data, video call, video conference, video streaming, video mail PC to Mobile, serta Internet Browsing. Namun sayangnya untuk mengembangkan 3G ini dulunya masih membutuhkan dana yang banyak yang terdiri atas biaya lisensi kepada pemerintah, membayar lisensi 3G pada vendor 3G, biaya penambahan Base Station/Node B, RNC ( Radio Network Controller ) dan biaya upgrade software pada MSC SSGN, GPRS dan jaringan lain. Namun akhirnya sekarang sudah banyak dipergunakan sehingga kebutuhan masyarakat dalam hal komunikasi dapat terpenuhi nih.

Generasi Ketiga-Setengah ( 3,5G )

Setelah berbagai generasi di lalui mulai dari 1G, 2G, 3G maka disini merupakan setengah antara 3 dan 4 G . Kemunculan teknologi 3,5G ini diakibatkan kebutuhan masyarakat yang sudah semakin pesat dalam hal bertukar data, berkomunikasi dll. Maka dari itu muncullah teknologi 3,5 Gatau sering disebut super 3G dimana terdapat beberapa peningkatan seperti transfer data yang lebih cepat sehingga melayani komunikasi multimedia seperti akses internet serta vide sharing. Adapun yang termasuk teknologi 3,5G yaitu HSDPA, WiBro dll. Sampai sekarang pun masih banyak vendor yang menggunakan 3,5G ini, namun belakangan ini kita juga sering mendegar kemunculan teknologi 4G yang mana akan segera dirasakan masyarakat Indonesia, dan tak ayal lagi yang menemukan teknologi 4G ini adalah orang Indonesia itu sendiri yang bekerja untuk Jepang. Kita tunggu saja yah kehadiran 4G ini di Indonesia secara mengglobal, diluar sana negara maju seperti jepang dan korea pastinya sudah bisa merasakan teknologi 4G ini dimana 4G ini menggunakan teknologi OFDMA ( Orthogonal Frequency Division Multiple Access )

Demikianlah postingan kami mengenai Belajar Mengenal Perkembangan Teknologi 1G sampai 3,5G , semoga saja pengenalan teknologi seluler ini semakin membuat kita paham dan melek terhadap teknologi masa kini.

Saturday, March 24, 2012

Mengenal dan Memahami Tujuh Layer Osi



Mengenal dan Memahami Tujuh Layer Osi - Siapa yang bergerak dibidang IT nih ? Atau yang dibagian Komputer Jaringan deh ? Kalo melihat judul postingan ini pasti punya bayangan dan ingatan tersendiri mengenai Layer OSI ini deh pastinya. Buat para sahabat bidang IT dan Komputer Jaringan sangat penting memahami Layer OSI ini loh hehe. Berikut OSI Layer merupakan model kerangka kerja yang diterima secara global bagi pengembangan standar yang lengkap dan terbuka. Model OSI membantu menciptakan standar terbuka antar system untuk saling berhubungan dan saling berkomunikasi terutama dalam bidang teknologi informasi.
Model referensi OSI Layer dibagi ke dalam 7 lapisan dimana masing-masing lapisan memiliki fungsi jaringan yang spesifik. Model ini diciptakan berdasarkan sebuah proposal yang dibuat oleh The International Standards Organization (ISO) sebagai langkah awal menuju standarisasi protokol Internasional yang digunakan pada berbagai Layer .


Adapun prinsip yang digunakan Osi Layer yaitu :

  • Sebuah Layer harus dibuat bila diperlukan tingkat abstraksi yang berbeda.
  • Setiap Layer harus memiliki fungsi-fungsi tertentu.
  • Fungsi layer di bawahnya adalah sebagai pendukung fungsi layer di atasnya.
  • Fungsi setiap Layer harus dipilih dengan teliti sesuai dengan ketentuan standar protocol internasional.
  • Batas-batas Layer diusahakan agar meminimalkan aliran informasi yang melewati interface.
  • Jumlah Layer harus cukup banyak, sehingga fungsi-fungsi yang berbeda tidak perlu disatukan dalam satu Layer diluar keperluannya. Akan tetapi jumlah Layer juga harus diusahakan sesedikit mungkin ehingga arsitektur jaringan tidak menjadi sulit dipakai.

Setelah mengenal beberapa prinsip dari OSI Layer, maka kita mesti mengenal Tujuan dari OSI Layer :

  • Koordinasi berbagai kegiatan.
  • Penyimpanan data.
  • Antar layer berlainan terdapat interface, layer yang sama terdapat protokol.
  • 3 layer pertama adalah interface antara terminal dan jaringan yang dipakai bersama, 4 layer selanjutnya adalah hubungan antara software.
  • Keandalan dan keamanan sistem pendukung perangkat lunak.
  • Manajemen sumber dan proses.
  • Membuat kerangka agar sistem / jaringan yang mengikutinya dapat saling berkomunikasi/ saling bertukar informasi, sehingga tidak tergantung
Kemudian barulah kita masuk pada intinya dimana penjelasan ke Tujuh OSI Layer ini, berikut penjelasannya :


  1. Physical Layer berfungsi dalam pengiriman raw bit ke channel komunikasi. Masalah desain yang harus diperhatikan disini adalah memastikan bahwa bila satu sisi mengirim data 1 bit, data tersebut harus diterima oleh sisi lainnya sebagai 1 bit juga, dan bukan 0 bit. Secara umum masalah-masalah desain yang ditemukan di sini berhubungan secara mekanik, elektrik dan interface prosedural, dan media fisik yang berada di bawah lapisan fisik.
  2. Data Link Layer berfungsi sebagai pentransmisi data dengan memungkinkan pengirim memecah mecah data input menjadi sebuah frame yang jumlahnya biasa ratusan maupun ribuan. Lalu barulah ditransmisikan secara berurutan dan memprosesnya kembali di penerima. Biasanya Guru ane bertanya, " Apa yang menyebabkan ketika data itu dipecah - pecah dapat ditau kapan pengiriman data terakhir datang ? " Hayoo ada yang bisa menjawab . Adapun fungsi umum dari Data Link Layer ini sebagai Framing, Physical Addressing, Flow Control, Erorr Control, Communication Control.
  3. Network Layer berfungsi sebagai pengendalian operasi subnet dimana ini menentuka rute pengiriman paket dari sumber ke tujuan, serta mengendalikan kemacetan juga loh. Ibaratnya nih, Network LayerNetwork layer ini sebagai polisi lalu lintas loh. Sehingga memungkinkan jaringan-jaringan yang berbeda seperti protocol yang berbeda, pengalamatan dan Arsitektur jaringan yang berbeda untuk saling terinterkoneksi. Tugas utama seorang Network Layer yaitu Local Addressing dan Routing.
  4. Transport Layer berfungsi sebagai menerima data dari session Layer, memecah data menjadi bagian-bagian yang lebih kecil bila perlu, meneruskan data ke Network Layer, dan menjamin bahwa semua potongan data tersebut bisa tiba di sisi lainnya dengan benar. Selain itu, semua hal tersebut harus dilaksanakan secara efisien, dan bertujuan dapat melindungi Layer-Layer bagian atas dari perubahan teknologi hardware yang tidak dapat dihindari.
  5. Session Layer berfungsi sebagai pemberi ijin para pengguna untuk menetapkan session dengan pengguna lainnya Sebuah session selain memungkinkan transport data biasa, seperti yang dilakukan oleh Transport Layer, juga menyediakan layanan yang istimewa untuk aplikasi-aplikasi tertentu. Sebuah session digunakan untuk memungkinkan seseorang pengguna log ke remote timesharing system atau untuk memindahkan file dari satu mesin kemesin lainnya.
  6. Presentation Layer melakukan fungsi-fungsi tertentu yang diminta untuk menjamin penemuan sebuah penyelesaian umum bagi masalah tertentu. Pressentation Layer tidak mengijinkan pengguna untuk menyelesaikan sendiri suatu masalah. presentation Layer memperhatikan syntax dan semantik informasi yang dikirimkan contoh layanan pressentation adalah encoding data.
  7. Application Layer berfungsi untuk menentukan terminal virtual jaringan abstrak, serhingga editor dan program-program lainnya dapat ditulis agar saling bersesuaian. Untuk menangani setiap jenis terminal, satu bagian software harus ditulis untuk memetakan fungsi terminal virtual jaringan ke terminal sebenarnya. Fungsi Application Layer lainnya adalah pemindahan file. Sistem file yang satu dengan yang lainnya memiliki konvensi penamaan yang berbeda, cara menyatakan baris-baris teks yang berbeda, dan sebagainya. Perpindahan file dari sebuah sistem ke sistem lainnya yang berbeda memerlukan penanganan untuk mengatasi adanya ketidak-kompatibelan ini.
Demikianlah postingan kami mengenai Mengenal dan Memahami Tujuh Layer Osi , semoga dengan ini Anda dapat memahami apa itu OSI Layer itu dan pembagiannya. Selamat malam.
Adapun referensi yang kami gunakan merupakan gabungan dari beberapa sumber dibawah :

Baroto, Wisnu. 2003. Memahami Dasar-Dasar Firewall Keluaran Next Generation. Jakarta : Elex Media Komputindo.

Kadir, Abdul & Triwahyuni, Terra. 2003. Pengenalan Teknologi Informasi. Yogyakarta : Andi.
Sukmaaji, Anjik & Rianto. 2008. Jaringan Komputer. Yogyakarta : Andi.

Winarno Sugeng. 2006. Jaringan Komputer dengan TCP/IP. Bandung : Informatika.

Serta tugas dari Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Udayana Bukit Jimbaran-Bali

Thursday, March 22, 2012

Prosedur Pemanggilan Menggunakan Handphone


Prosedur Pemanggilan Menggunakan Handphone - Senang sekali bisa mengupdate kembali blog kami ini. Kali ini masih dalam lingkup seluler dimana lanjutan dari
Mengenal Istilah Penting dalam Dunia Komunikasi Seluler . Pernah kah kalian menelfon seseorang ? Dengan jarak yang jauh ? Hmm, pasti sudah pernah yah. namun kalo tau prosesnya beneran tau gak yah kalo ditanya hehe. Pada kesempatan kali ini kami akan memulai menjelaskan prosedurnya yang terbagi atas Panggilan Aktif dan Pasif. Langsung saja berikut penjelasan kami


Panggilan Aktif

  • Perangkat seluler dalam hal ini yaitu HP kita sehari hari yang mendeteksi sinyal kanal yang diterimanya dari BTS terdekat, lalu memilih sinyal yang oaling kuat. Dimana semakin dekat orang itu dengan BTS maka sinyal nya juga akan kuat. Namun perlu diperhatikan dalam satu BTS mungkin bisa ada dua, tiga bahkan empat yang memasang antena ditempat yang sama.
  • Setelah itu perangkat seluler melakukan registrasi dengan mengirim sinyal pada BTS yang berisi informasi nomor, ID dan serial number.
  • Lalu BTS pun akan meneruskannya ke MSC ( Master Switch Control )
  • MSC memeriksa status pelanggan pada data base bila pelanggan aktif maka MSC menetapkan kanal suara untuk pelanggan, lalu mengirim informasi penetapan kanal suara tersebut.
  • BTS menerima informasi dari MSC lalu membuka kanal suara tersebut untuk pelanggan dan mengirim konfirmasi ke perangkat.
  • Kanal suara terbuka dan kanal kontrol tertutup, sininyal kendali komunikasi antara base station dan perangkat selanjutnya akan ditumpangkan pada kanal suara.

Panggilan Pasif

  • MSC mengirim kanal kendali arah maju yang memuat nomor telepon yang dituju
  • Perangkat seluler mengenal nomor telepon yang dikirm MSC dan memberi tnggapan dengan mengirim konformasi telah menerima panggilan tersebut
  • MSC mengirim informasi penetapan kanal suara untuk menerima panggilan pada BTS pada sel yang ditempati perangkat tujuan dari panggilan.
  • BTS pun membuka kanal suara yang ditetapkan MSC dan memberi konfirmasi pada perangkat seluler bahwa kanal suara telah tersedia.
Kesimpulannya ternyata Handphone kita itu pada saat di ON kan maka sudah terdaftar di BTS terdekat yang mana telah sebelumnya mengirim konfirmasi ke MSC. Setelah itu akhirnya Handphone kita diberikan bar sinyal, kode untuk beberapa provider tertentu. Setelah itu kita telah disiapkan kanal suara jika kita ingin melakukan panggilan. Nah, jika kita ingin menggunakannya maka pastinya kita menekan nomor yang dituju kan ? Pada saat melakukan panggilan pasti ada waktu menunggu kan ? Bunyinya " teeeeet , teeet " , nah itu artinya MSC sedang berusaha untuk menghubungkan kita dengan yang dituju. Setelah itu jika tersambung maka kitabaru diberikan kanal suara yang sesungguhnya. Sunggu panjang yah ceritanya namun kejadian sehari hari sangat cepat sekali, itulah teknologi yang semakin dikembangkan akan semakin maju dan cepat sesuai kebutuhan.

Demikianlah postingan kami mengenai Prosedur Pemanggilan Menggunakan Handphone semoga dapat bermanfaat dan yang belum tau menjadi tau hehe.

Tuesday, March 20, 2012

Mengenal Istilah Penting dalam Dunia Komunikasi Seluler


Mengenal Istilah Penting dalam Dunia Komunikasi Seluler - Sudah taukah kalian semua dengn apa itu Komunikasi Seluler ? atau pada umumnya disebut Sistem Komunikasi Bergerak Seluler ? Dikatakan demikian dikarenakan Usernya dapat bergerak dalam radius yang ditentukan tergantung sinyal cakupan dari suatu BTS ( Base Transciever Station ). Atau dengan kata lain dikehidupan sehari hari kita dapat menelfon, sms dll secara bergerak dikarenakan mendapat cakupan sinyal dari BTS terdekat ( Perhatikan Tower yang biasanya ada di daerah Anda masing-masing ). Sebagai awalnya disini kami ingin memperkenalkan Mengenal Istilah Penting dalam Dunia Komunikasi Seluler agar dapat memhami SKBS atau telah mengenal sistem komunikasi seluler itu sebenarnya.

BTS : Base Transciever Station yang mana menangani lalu lintas pensinyalan telepon seluler , alokasi kanal salurandan penerimaan. Berisi peralatan penerima ( Transmitter ) serta pengirim ( Receiver )

Cell : Area cakupan dari suatu BTS, dimana dalam Cell inilah orang orang dalam melakukan panggilan telepon.

Cluster :
Kumpulan dari beberapa cell suatu BTS

Frekuensi Hopping : peristiwa loncatnya suatu sinyal frekuensi ke frekuensi lain diakibatkan kualitas sinyal di frekuensi awal dibawah ambang batas yang ditentukan.

Frekuensi Reuse :
Pengalokasian spektrum frekuensi secara berulang. Biasanya menggunakan rumus K= I kuadrat + IJ + J kuadrat, dengan syarat I = bilangan bulat dan J tidak lebih besar atau sama dengan I.

Handover : Suatu peristiwa berpindahnya kanal yang diakibatkan sinyal di MS (Mobile Station/ Handphone ) dibwah ambang batas kualitas standar.

Hard Handover : Suatu peristiwa perpindahan kanal yang mana ada yang dalam cell yang berbeda namun MSC yang sama serta ada juga yang berbeda MSC.

High Performance : Sebuah antena yang digunakan BTS untuk mejadi penghubung antar BTS satu dengan yang lainnya. High Performance ini menghubungkan link to link.

Obstacle : Sebuah penghalang dalam sistem ini yang biasanya berupa gedung gedung tinggi, bangunan, gunung yang lebih tinggi dari BTS yang dibangun nantinya.

Omni Directional : Sebuah antena yang digunakan BTS untuk mencakup suatu wilayah tertentu, inilah yang menghasilkan cakupan wilayah ( Cell ) sehingga orang dapat
berkomunikasi. Omni Directional ini memancarkan sinyal ke segala arah agar dapat di terima MS.

Roaming : Perpindahan status HLR (Home Local Register ) ke VLR (Visitor Local Register ). Ataupun perpindahan BTS yang satu dengan yang lain dengan MSC ( Master Switch Control ) yang berbeda.

Soft Handover : Suatu peristiwa perpindahan kanal dalam suatu Cell yang sama serta MSC yang sama


Itulah tadi beberapa Mengenal Istilah Penting dalam Dunia Komunikasi Seluler semoga ini menjadi bahan pembelajaran bagi sahabat sekalian. Saya pun tidak akan pernah segan untuk membagi ilmu saya kepada kita semua.